Seseorang yang mau bebas finansial,tak akan mudah bagi seorang karyawan.sukses itu sulit,bagi mereka yang berstatus karyawan.
Berpikir dan bertindaklah,berani unik dan menarik.Salah satunya terjun di dunia Entrepreneur.Berani melangkah membangun bisnis pribadi berbasis usaha kecil dan menengah.
Namun, minimnya pengetahuan masyarakat mengenai kewirausahaan menyebabkan
jumlah wirausahawan Indonesia masih tergolong sedikit dibanding pelaku profesi
lainnya. Padahal, berwirausaha memberikan keuntungan lebih dibanding bekerja
untuk orang lain.
- Jaminan pekerjaan di masa depan.
Bekerja pada orang lain memiliki berbagai macam
risiko. Sewaktu-waktu, atasan dapat memutuskan hubungan pekerjaan meskipun Anda
telah menjadi karyawan tetap sekalipun. Belum lagi jika suatu saat nanti
perusahaan terkena pailit dan terancam gulung tikar. Berwirausaha membuat Anda
terbebas dari kemungkinan kehilangan pekerjaan karena berbagai sebab. Andalah
orang yang menentukan kapan bisnis dimulai dan kapan bisnis harus
dipindahtangankan ke pihak lain. Dengan kata lain, jaminan pekerjaan Anda
terletak di tangan Anda sendiri.
- Fleksibilitas waktu kerja.
Anda tidak terikat peraturan yang mengharuskan Anda
bekerja pada waktu-waktu tertentu. Di satu sisi, ini memang membuat Anda harus standby
dan bekerja dengan sistem 24/7. Namun, kapan waktu yang tepat untuk bekerja
ditentukan oleh Anda sendiri. Fleksibilitas waktu kerja dalam berwirausaha
membuat Anda lebih leluasa dalam mengejar target bisnis. Anda juga dapat
mengalokasikan waktu untuk keluarga, diri sendiri, dan bersosialisasi.
- Meraup lebih banyak keuntungan.
Berwirausaha memberikan kesempatan yang lebih besar
untuk meraup keutungan dibanding bekerja pada orang lain. Ibarat menulis sebuah
buku, berwirausaha adalah menulis cerita kesuksesan Anda sendiri. Anda
menetapkan target bisnis, target pasar, dan sumber-sumber modal serta
pendapatan. Besar kecilnya profit bisa Anda tentukan. Jika dijalankan dalam
jangka waktu yang lama, berwirausaha mendatangkan keuntungan yang lebih besar
dibanding bekerja pada orang lain bertahun-tahun.
- Lebih termotivasi dalam bekerja.
Riset membuktikan, 84 persen wirausahawan mengaku kecanduan dengan pekerjaan mereka sendiri.
Mereka mengaku bahwa mereka tidak mengalami adanya tekanan dalam bekerja
sehingga lebih semangat dalam menjalankan bisnis. Ketika bekerja untuk orang
lain, mereka merasakan adanya kewajiban untuk bekerja. Berwirausaha memotivasi
mereka untuk bekerja lebih keras. Dengan kata lain, mereka memandang pekerjaan
sebagai sebuah kesadaran, bukan kewajiban.
- Berdampak jangka panjang dalam hidup.
Para wirausahawan tidak perlu khawatir bahwa sebagian
besar waktu hidup mereka dihabiskan untuk bekerja pada orang lain. Ketika
menjalankan bisnis pribadi, mereka merasakan dampak yang lebih besar bagi hidup
mereka dalam jangka waktu yang panjang. Berwirausaha membuat hidup mereka tidak
sia-sia. Alasannya, mereka menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya untuk
bekerja demi diri dan keluarganya, bukan demi orang lain.
- Sumber penghasilan sampingan.
Berwirausaha bukan berarti Anda harus meninggalkan
pekerjaan Anda di kantor. Kedua profesi ini bisa dijalankan bersamaan, apalagi
jika Anda berencana berwirausaha dengan modal dari kas pribadi. Gaji pokok
sebagai karyawan bisa dijadikan sumber dana sebagai modal awal.
- Hobi yang menghasilkan uang.
Sebagian besar wirausahawan membuka bisnis di bidang
yang mereka minati. Wirausahawan di bidang makanan biasanya gemar memasak.
Pengusaha jual-beli onderdil fixie biasanya gemar bersepeda. Hobi, minat, atau
kegemaran bisa Anda jadikan motivasi awal untuk berbisnis. Memulai usaha sesuai
minat membuat Anda merasa seperti tidak sedang bekerja sebab di saat yang
bersamaan, Anda juga melakukan hobi Anda.
- Melatih karakter dan mental baja.
Memulai bisnis dari nol bukanlah sesuatu yang gampang.
Dibutuhkan karakter yang tahan banting dan tidak mudah menyerah. Berwirausaha
membantu Anda melatih ketahanan mental. Anda dapat berkembang menjadi pribadi
yang lebih baik lagi karena mau tidak mau, Anda terlatih untuk memiliki
karakter pejuang dan pemimpin.
- Dapat diwariskan.
Berwirausaha berarti membuka bisnis pribadi yang
nantinya bisa dipindahtangankan kepada orang lain. Jika suatu saat nanti Anda
lelah menjalankan bisnis, usaha yang telah Anda rintis bertahun-tahun ini bisa
diwariskan kepada orang terdekat Anda, misalnya kepada anak atau pasangan. Lain
halnya jika Anda bekerja untuk orang lain. Tunjangan yang Anda dapat dari
perusahaan hanya berupa jaminan pensiun. Tentunya, tidak ada hal yang bisa Anda
wariskan kepada keturunan Anda.
- Tak ada istilah “I hate my job.”
Tidak mungkin seseorang memulai bisnis pribadi di
bidang yang tidak disukainya. Kebebasan wirausahawan untuk memilih sendiri
bidang bisnis membuat ia mencintai pekerjaannya. Keleluasaan untuk memilih ini
tidak dimiliki oleh pegawai kantoran. Oleh karenanya, mereka sering merasa
terpaksa menjalankan pekerjaan mereka.
11.Pahlawan
Pengangguran
Dengan anda menjadi seorang Entrepreneur,maka anda
telah berpartisipasi dalam menjadi
pahlawan bagi mereka yang berstatus Pengangguran,karena anda mampu memberikan
solusi baginya.Anda mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang baru,untuk
mendapat gelar pahlawan tanpa tanda jasa,tak harus jadi
guru,dosen,PNS,Bupati,Gubernur dan Presiden.Jadi Entrepreneur juga anda telah
menjadi pahlawan tanpa tanda jasa yang berkontribusi kepada negeri.
(SEMI) Salam Entrepreneur Muda Indonesia !
Pengecut sukanya gaji,
Pemberani sukanya keuntungan.
Dan Pengecut selalu banyak alasan untuk jadi budaknya gaji.
-Bob Rizky-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar