Banyak orang
bercita-cita ingin menjadi pengusaha. Berwirausaha mandiri,memiliki harapan
mulia dengan hendak membuka lapangan pekerjaan bagi para pengangguran.Tetapi,
benarkah menjadi pengusaha itu mudah?
1.Tidak Tergesa-gesa.
Sukses itu tidak instant. Kesalahan
pertama para pengusaha muda adalah adanya keinginan yang menggebu-gebu bahwa
sebuah usaha itu harus sukses secepat kilat. Sehingga mereka cenderung berpikir
bahwa sebuah kesuksesan bisa diraih dengan instant. Pemikiran itu
akhirnya mendorong mereka melakukan berbagai cara agar usaha mereka segera
mendulang sukses. Dan disinilah hal-hal yang tidak alami (menghalalkan segala
cara) mereka lakukan.
2.Cintai Proses.
Dalam setiap hal (tujuan) pasti melewati yang namanya
proses. Di sinilah pengusaha muda yang baru menjadi tunas tidak berhasil tumbuh
gara-gara tidak mau mencintai proses. Mereka selalu mengeluhkan proses yang
harus dilalui. Merasa tertekan dengan tantangan-tantangan yang harus dilalui
selama berproses. Sehingga ujung-ujungnya mereka berputus asa dan
menyerah. Ingat, segala sesuatu butuh proses, mie instan yang notabene instant
saja masih perlu direbus untuk menikmatinya.
3.Disiplin.
Pemuda cenderung memiliki sifat yang tidak suka
terhadap aturan, lebih senang menjalani hidup tanpa jadwal, dan seenaknya
sendiri. Padahal disiplin merupakan hal yang sangat penting bagi pengusaha.
Karena tanpa adanya disiplin yang baik, seseorang akan cenderung seenaknya
dalam menjalankan usahanya. Jangan sampai baru untung sedikit saja sudah
mentolerir diri dengan bersantai-santai ria. Terlena di awal usaha akan menjadi
jurang kehancuran untuk pertumbuhan usaha ke depannya.
4.Bertahan di Lima Tahun Pertama.
Menurut beberapa pengusaha sukses, “Sebuah kesuksesan
dalam berbisnis akan dicapai apabila ia mampu melewati lima tahun pertama dalam
bisnisnya.” Mengapa harus bertahan di lima tahun pertama? Di awal
berbisnis akan sangat banyak sekali batu rintangan yang akan dihadapi. Jatuh
bangun, untung rugi, ditipu, dikhianati karyawan/rekan bisnis, akan menjadi
bumbu penyedap di lima tahun pertama. Karena sejatinya di lima tahun pertama
itu Anda sedang memelajari bisnis. Tahun-tahun ketika seorang pengusaha
sedang mencari pola dari bisnisnya. Sehingga bila sudah berhasil menemukan pola
itu, akan mudah bagi Anda untuk menemukan titik kesuksesan dalam bisnis yang
dijalani.
5.Miliki Mentor.
Mentor adalah orang yang akan membimbing Anda dalam
mencapai kesuksesan bisnis. Mentor juga bisa menjadi suplemen semangat di kala
Anda merasa jatuh atau terpuruk. Dengan adanya mentor, kegagalan dalam
berbisnis dapat diminimalisir. Setidaknya tidak harus melalui gagal puluhan
kali yang disebabkan trial and error karena tidak adanya mentor.
6.Update Informasi.
Pengusaha harus senantiasa tahu setiap trend
yang berkembang. Sehingga ia bisa menyusun strategi untuk memperkuat kedudukan
usahanya. Perkembangan dan perubahan trend memiliki pengaruh yang sangat
besar, terlebih pada usaha yang menghasilkan produk. Jangan sampai karena
ketinggalan informasi, produk yang Anda buat sudah tidak sesuai dengan trend
yang ada. Akhirnya barang yang diproduksi atau jual sudah tidak dibutuhkan lagi
oleh konsumen. Perbanyak wawasan, informasi, dan belajar, agar Anda tidak
pernah ketinggalan informasi.
7.Bangun Kedekatan dengan Tuhan.
Sebagai manusia tidaklah boleh lupa atau bahkan tidak
mengenal Tuhannya. Setiap tindakan yang dilakukan itu semua adalah atas
kehendak dan kuasa-Nya. Oleh karena itulah manusia harus senantiasa membangun
hubungan baik dengan Tuhannya. Kedekatan pada Tuhan erat kaitannya dengan
kemudahan dalam mencapai kesuksesan. Jika tiba-tiba saja mengalami kebangkrutan
atau kegagalan, Anda akan memiliki kekuatan untuk bangkit lagi sebab yakin,
bahwa ada Tuhan yang senantiasa menyertai Anda dan bisnis Anda. Tuhan tentu
lebih tahu kapan anda pantas untuk mencapai kesuksesan.
8.Perbanyak Relasi atau Jaringan.
Semakin banyak relasi yang Anda bangun (semakin luas
jaringan yang dibentuk) akan menjadi pembuka jalan rezeki dan
kemungkinan-kemungkinan yang baru. Sudah ada jaminan dari Tuhan
untuk orang yang memperbanyak silaturahim akan dipanjangkan umurnya dan
dimudahkan rezekinya. Bisa jadi rezeki yang Anda terima berupa modal,
rekan bisnis yang amanah, mendapatkan konsumen yang loyal, atau
bentuk rezeki lainnya.
(SEMI) Salam Entrepreneur Muda Indonesia !
Aku Bukan Budak Gaji,
Jadi Aku harus bisa Membayar Gaji !
-Bob Rizky-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar